Thursday, 13 November 2008

  • BERBAGAI PENYAKIT PADA HEWAN

Salah satu bahaya yang mengancam pemakan daging ialah bahaya ketularan dari binatang sembelihan yang menderita penyakit, namun tidak diketahui oleh si pemakan daging.

Ketika ladang-ladang telah diubah menjadi pabrik produksi hewan sembelihan, banyak dari antara hewan-hewan itu tidak pernah terkena sinar matahari, kehidupannya dijalani di kandang yang sesak dan suasana yang kejam menyesakkan dan berakhir di pejagalan yang brutal. Salah satu contoh ialah pada pengeloalaan peternakan ayam potong. Menurut sebuah tulisan yang dimuat di Chicago Tribune, telur-telur ditetaskan di lantai paling atas. Anak-anak Ayam disana itu dirangsang dan diberi obat-obat dengan makanan yang dipaksakan. Mereka makan dengan rakus dikandang yang penuh sesak tanpa pernah mendapat kesempatan bergerak atau mendapatkan udara segar. Kemudian mereka dipindahkan ke lantai yang satu tingkat dibawahnya, demikian diturunkan tingkat demi tingkat sementara ayam-ayam itu bertambah besar. Di lantai paling bawah mereka dibunh. Cara yang tidak wajar sedemikian itu bukan saja merusak keseimbangan susunan kimia tubuh ayam itu, tetapi juga keadaan itu merangsang pertumbuhan tumor yang ganas dan kelainan yang lain.

Sering kali apabila hewan peliharaan itu menderita kanker atau tumor di suatu bagian tertentu, bagian yang terkena penyakit itu dipotong dan dibuang, sedangkan bagian badan lain yang penuh dengan racun, dagingnya dijual. Yang lebih buruk lagi bagian yang mestinya dibuang itu juga digunakan dan dicincang untuk membuat hotdog, dengan pintar penjualnya menyebut daging itu daging cacah. Di sebuah negara bagian Amerika dimana pemeriksaan secara rutin dilakukan terhadap hewan yang disembelih, 25.000 ekor sapi yang menderita kanker mata dijual dan dipotong sebagai daging. Para ilmuwan telah menemukan dengan percobaan-percobaannya apabila hati hewan yang sakit diberikan kepada ikan, ikan itu akan menderita kanker. Seorang Dokter ahli Vegetari yang terkemuka, Dr. J.H.Kellogg, pada suatu kali menyatakan ketika sedang duduk menghadapi meja makan Vegetarisnya, "Sungguh enak menghadapi makanan dimana kita tidak perlu susah-susah memikirkan penyakit apa yang telah membunuh bahan makanan itu".

KEJADIAN DI PAGI HARI

3 comments
Pagi-pagi saat pelajaran pertama (Bhs. Indonesia) berlangsung, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu yang terasa kurang mengenakkan di hati gw.

Sang Ibu guru tercinta lalu membukakan pintu…duaarrrr….ternyata telah berdiri 2 ekor guru yang siap memakan rambut2x siswa jahanam.

Aduh berat…..sang bpk guru menyuruh semua siswa di kelas tuk berdiri sejenak. Telah dipilih beberapa siswa jahanam tuk dimangsa rambutnya, gw mencoba tuk mengelak tapi akhirnya gw ketahuan juga…

GPR : Guru Pemotong Rambut
SJ : Siswa Jahanam (gw )

GPR : Heh Kamu!, siswa Jahanam! Kesini sebentar.
SJ : (busyyeeet….kenak deh gw!). ya, Pak! Ada apa
(Sang Guru menarik tangan gw, lalu diajak keluar ruangan)
GPR : Sini. Tak potong rambutmu!
SJ : Anjrit !!, kenapa musti sekarang seh! Ok lah..besok saya potong rambut saya
GPR : Enggak Bisa!. Saya nggak percaya sama kamu! Pokoknya rambutmu tak
Potong sekarang!!!.
SJ : yah……..Apes Banget deh gw!

Jreeessss……..jreesssss……ces…ces……duaaarrr…..Akhirnya rambut gw terpotong. Nampak ala cukuran bpk kepala suku di Kantor atas….(sebel rasanya, eh. Nggak tau kenapa tiba-tiba tangan gw terasa ringan tuk menghantam pintu kelas…Buaggg!!!)
Lalu duduk di bangku kelas.

GPR : Heh, sialan Lo!!, Lo nantangin gw, hah!!! Sini lo!, gw ladeni lo di luar.
Lalu Diluar kelas…………………..
SJ : Loh! Nggak pak! Tuh tadi, tangan n kaki saya tersanjung, n pintu kelas
Jadi kenak deh!!!.....(*alasan yg ga mungkin bisa diterima orang)
GPR : Alasan Kamu!!. Emang lo pikir lo siapa! Udah berani nantang..ya!
(Sang guru memanas dan menghajar dinding kelas yang berdiri kokoh,
Mirip tembok cina)
SJ : Duh..! gimana neh!. (Ok lah gw ngalah aja deh….ntar nama gw jadi
Tercoreng, masuk BP, apalagi Ortu disuruh dateng ke sekolah Hiii……
Sereeemmm…..)
SJ : Ya Bos..!!!! Sorry menyori…saya ngaku salah……….
GPR : Awas kamu ulangi lagi….saya ndak mau tau!!!!

(Lalu siswa jahanam masuk ke kelas dengan perasaan yg gado-gado…Hwehehehe…)